Pasif Income

Sabtu, 02 Oktober 2010

Hindari Aura Negatif dengan Mengendalikan Emosi

Pengendalian emosi sangat penting untuk mencapai keharmonisan hidup, seringkali dalam kehidupan sehari-hari kita terpancing atau kadang dipancing oleh lingkungan baik itu secara sengaja ataupun tidak disengaja yang menimbulkan rasa emosi dalam diri muncul, terutama emosi negatif.
Saya juga sering mengalami hal itu, dan dulu saya selalu terpancing dan terbawa emosi.

Sekarang saya mulai belajar untuk mengendalikan emosi dengan belajar memunculkan potensi yang ada di dalam diri, yaitu potensi kesuksesan. Semakin kita bisa merasakan bahwa kita adalah orang yang sukses, maka kita akan semakin bisa mengendalikan emosi yang negatif.
Kenapa bisa seperti itu? Ya....karena seperti apa yang dikatakan Jennie S Bev dalam bukunya yang berjudul Mindset Sukses : Mempercepat Kebebasan Finansial, bahwa orang sukses adalah orang yang tidak mempunyai rasa iri, rasa dengki dan rasa bersaing dengan orang lain. Bahkan lebih senang mendorong orang untuk bangkit menuju kesuksesan.

Dampak dari pada pengendalian emosi negatif ini sangat luas, termasuk dalam kehidupan berumah tangga. Sering pertengkaran dalam rumah tangga meledak hanya akibat dari hal-hal yang sepele. Jika emosi tidak stabil, maka pertengkaran akan semakin menjadi. Cara mengeluarkan potensi kesuksesan versi saya adalah dengan mengubah pola berpikir kita, dengan perubahan pola pikir ke arah positif, maka perubahan sikap dan tingkah laku kita akan otomatis mengikuti.

Kunci utamanya adalah menahan diri. Saat mengalami sesuatu yang akan memunculkan emosi negatif, segera mengingat dan berpikir, apa manfaatnya jika kita meneruskan aura negatif itu. Jangan mudah terprovokasi oleh orang lain atau hal-hal yang ada di sekitar kita. Berlatihlah setiap hari dengan cara selalu bersyukur tentang apa yang telah kita miliki. Hampir semua buku hasil karya motivator ataupun penulis ulung selalu mencantumkan rasa syukur sebagai salah satu tips untuk sukses.

Saat saya menulis inipun sebenarnya baru saja mengalami sesuatu perkara yang membuat emosi negatif muncul. Dan saya segera mengalihkan pikiran saya kepada hal lain, yaitu menulis ini sambil mendengarkan musik yang menenangkan hati. Memang saya belum melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah itu, karena sekitarnya masih dalam lingkup aura negatif.

Andaikan semua orang bisa menahan emosi dan mengesampingkan egonya, dunia pasti terasa surga. Tak ada permusuhan, persaingan dan pertengkaran yang tidak ada manfaatnya. Seperti berita-berita di televisi, sering menayangkan kerusuhan, saat melihatnya saya hanya merasa iba dengan orang-orang yang terlibat, apa keuntungan yang mereka dapatkan dari kerusuhan? yang kalah dan yang menang sama-sama sakit, rugi, dan akhirnya hanya penyesalan dalam diri.

Munculkan rasa percaya diri yang kuat , dengan iman kepada ajaran Tuhan, juga merupakan salah satu cara meredam emosi yang menjadikan kita terhindar dari aura yang negatif. Tingkatkan terus iman kita, dan percaya pada diri sendiri, jangan pernah mendengarkan ajakan orang lain untuk melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat. Apalagi hal yang menjurus ke arah menyakiti orang lain. Karena penyesalanlah yang akan timbul.

Lebih enak tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, daripada keluar rumah hanya untuk mengikuti ajakan orang lain yang menimbulkan nafsu emosi yang tidak ada manfaatnya, apapun dalihnya. Kegiatan yang lebih mendekatkan diri kepada Tuhan juga bisa dilakukan untuk menghindari aura negatif dan menyembuhkan pikiran yang sedang kacau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar