Pasif Income

Kamis, 25 November 2010

Menjual Asuransi Dengan Formula Sendiri

Salam Sehat dan Sukses

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Memang hari-hari yang saya jalani sempat menyita waktu. Dalam kesempatan kali ini, saya mencoba menuliskan apa yang menjadi pikiran.

Sudah dua bulan ini saya berkeliling menjalankan bisnis asuransi, yang mana di Indonesia ini orang masih alergi mendengar kata asuransi. Hal ini diakibatkan banyak agen-agen asuransi yang berlaku sebagai pemburu komisi tanpa memikirkan pelayanan terhadap nasabahnya, juga banyak perusahaan asuransi yang terlalu bertele-tele dalam pelayanan klaim nasabah.

Tantangan ini saya jalani dengan enjoy , banyak orang yang mencibir dengan apa yang saya tawarkan, banyak yang menolak dengan halus, namun banyak pula yang mau menjadi nasabah saya tanpa saya menjelaskan perihal asuransi dengan detail.

Sebagai agen asuransi, saya harus bisa menjual trust kepada calon nasabah. Perlu Anda ketahui, saya sama sekali kurang menguasai produk. Hanya dengan bekal percaya diri, saya menawarkan produk hanya dengan menanyakan biodata calon nasabah dan apa yang menjadi kebutuhannya. Kemudian biodata tersebut saya serahkan ke kantor untuk di proses pada produk yang cocok sesuai dengan kebutuhan calon nasabah.

 Keahlian dalam trik-trik pelayanan yang menjadikan nasabah puas semakin saya tingkatkan. Saya banyak belajar dari internet, dan agen-agen asuransi yang sukses. Saya coba gabungkan saran-saran mereka menjadi suatu formula yang sangat mudah untuk saya pergunakan sesuai dengan karakter saya yang tidak suka hal-hal formal.

Banyak artikel-artikel  yang mengajarkan cara menjadi agen asuransi sukses, dengan berbagai prosedur yang saya anggap terlalu formal sehingga tidak cocok dengan karakter saya. Alhasil saya mencoba dengan formula saya sendiri, yaitu jika menelepon seseorang saya langsung menawarkan produk asuransi, jika yang saya hubungi berminat, maka saya segera adakan temu janji, namun jika belum berminat, selama beberapa hari saya sengaja tidak menghubunginya.

Bagi saya, cara ini lebih efektif, karena kita tidak perlu berlama-lama dalam memprospek orang untuk percaya dan akhirnya bersedia menjadi nasabah. Saat ini dalam satu bulan saya baru bisa menjual satu produk, namun saya sudah mulai targetkan bahwa dua bulan ke depan saya harus bisa jual minimal empat produk dalam satu bulan.

Memotivasi diri bukanlah hal yang sangat sulit, setiap habis mandi pagi, saya selalu selftalk di depan cermin, dan menunjuk ke wajah saya di cermin dan berteriak,"saya hari ini sukses! saya hari ini dapat nasabah! saya hari ini bisa bertemu minimal empat orang!"

Selftalk merupakan salah satu cara afirmasi positif, namun harus sesuai dengan kemampuan kita. Saya lebih sering berimajinasi positif , dengan mengandalkan kekuatan pikiran bawah sadar daripada afirmasi positif. Imajinasi positif ini saya lakukan setiap malam menjelang tidur dan setiap saat dimana saya sedang menunggu.

Untuk pengendalian pikiran bawah sadar ini pun saya lebih banyak belajar secara autodidak, karena ini adalah untuk diri saya sendiri, bukan untuk mempengaruhi orang lain semacam hypnosis.

Sampai di sini dulu 'uneg-uneg' yang perlu saya keluarkan. Demi relaksasi pikiran...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar